Klikjateng, Blora – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Blora kembali menorehkan prestasi dengan membongkar satu komplotan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor yang selama ini meresahkan warga. Tiga terduga pelaku berhasil diamankan, termasuk seorang penadah yang berdomisili di Tuban, Jawa Timur.
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat milik Dargo (54), seorang petani asal Desa Sambiroto, Kecamatan Kunduran. Motor bernopol K-6313-SY tersebut raib saat diparkir di depan Mushola Nurul Salam, Desa Sendangwates, pada Jumat malam (24/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp11 juta.
Penangkapan Kilat, Kurang dari 12 Jam
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Blora di bawah pimpinan Ipda Iwan Nugroho bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari sehari, pada Sabtu pagi (25/10/2025), tim berhasil bekerja sama dengan Jatanras Polres Tuban dan meringkus tiga terduga pelaku di dua lokasi berbeda.
Dua pelaku utama, yakni RY (31) sebagai pemetik dan RW (41) sebagai pengawas, diringkus di Homestay Tentrem, Kecamatan Tunjungan, Blora. Sementara MR (35), yang bertindak sebagai penadah, ditangkap di rumahnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Pelaku Ternyata Pemain Lama
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kasatreskrim AKP Zaenul Arifin mengungkapkan bahwa komplotan tersebut merupakan pemain berpengalaman.
“Dari hasil penyidikan, para pelaku mengakui telah melakukan aksinya di 12 TKP berbeda. Tujuh di antaranya berada di Blora—tersebar di Kecamatan Kunduran, Banjarejo, Tunjungan, Ngawen, dan Blora Kota. Selain itu, mereka juga beraksi di tiga TKP di Kabupaten Pati. Para pelaku kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” jelas AKP Zaenul Arifin.
Barang Bukti Diamankan
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti penting, di antaranya:
1 unit sepeda motor Honda Beat milik korban
2 unit sepeda motor sarana, yakni Yamaha Lexy dan Honda Vario
1 set kunci T yang digunakan untuk membobol motor
Barang bukti pendukung lainnya
Saat ini ketiga terduga pelaku telah diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Blora untuk proses hukum lebih lanjut.
Berhasilnya pengungkapan kasus ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman bagi warga Blora dan sekitarnya.






