Menu

Mode Gelap
Ganti Rugi Tanah Bendungan Karangnongko Blora Rp300 Ribu/Meter, Warga Terima hingga Rp1,2 Miliar Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan

Berita

Polres Blora Evakuasi 10 KK Korban Longsor di Nglajo Cepu, Pastikan Warga Mendapat Hunian Aman

badge-check


					Polres Blora Evakuasi 10 KK Korban Longsor di Nglajo Cepu, Pastikan Warga Mendapat Hunian Aman Perbesar

Klikjateng, Blora – Polres Blora bergerak cepat mengevakuasi 10 Kepala Keluarga (KK) korban bencana tanah longsor di Kampung Nglajo, Kelurahan/Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, pada Selasa (18/11/2025). Langkah sigap ini dilakukan setelah tebing di permukiman warga kian tergerus aliran sungai, sehingga sejumlah rumah berada dalam kondisi rawan dan tidak layak huni.

Dari total 16 KK terdampak, sebanyak 10 KK dipindahkan ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Tambakromo Cepu. Sementara itu, 6 KK lainnya memilih mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Proses evakuasi dipimpin langsung Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, didampingi Waka Polres, Pejabat Utama (PJU), serta personel Polres Blora. Instansi terkait dan Forkopimcam Cepu juga turut hadir memberikan dukungan.

Kapolres Blora menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama.

“Kami menginisiasi evakuasi ini untuk memberikan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni. Total ada 10 KK yang kami pindahkan ke Rusunawa Tambakromo. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar para korban longsor segera mendapat tempat bernaung yang baru,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.

Ia menambahkan, meskipun warga telah berhasil dievakuasi, pihaknya tetap menyiagakan personel di lokasi longsor untuk menjaga keamanan serta memastikan harta benda milik warga tetap aman. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan pasca-pengungsian.

Proses pemindahan barang milik warga terdampak—antara lain milik Sdr. Risman, Sdri. Yunita, Sdr. Margono, dan tujuh keluarga lainnya—berjalan tertib dan kondusif. Evakuasi berlangsung lancar berkat koordinasi solid antara Polres Blora, pemerintah kecamatan, dan berbagai pihak terkait.

Dengan upaya cepat dan terukur ini, Polres Blora berharap warga terdampak dapat segera memulihkan kondisi dan merasa lebih aman di tempat tinggal sementara yang telah disediakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita