Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

Blora Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pengelolaan Dana BOK 2025

badge-check


					Blora Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pengelolaan Dana BOK 2025 Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Forum Nasional Evaluasi Program Kesehatan yang digelar di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/11) hingga Jumat (28/11), Blora dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Blora di hadapan sekitar 800 peserta dari berbagai Dinas Kesehatan Provinsi, kabupaten/kota terpilih, serta jejaring Labkesmas se-Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan Primer dan Komunitas 2025 yang mengangkat tema “Mewujudkan Akses Pelayanan Kesehatan Primer dan Labkesmas Berkualitas.”

Subkoordinator Seksi Promkesda Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Nanik Sri Mulyaningsih, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat menilai Blora berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam pemanfaatan dana BOK, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Indikator yang mengantarkan Blora menjadi daerah terbaik antara lain optimalisasi perencanaan dan penyerapan anggaran di seluruh Puskesmas; peningkatan capaian program prioritas seperti imunisasi dasar lengkap, layanan kesehatan maternal, percepatan penurunan stunting; serta pemerataan kegiatan promotif dan preventif hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (28/11).

Selain itu, Nanik menyebut kualitas pelaporan yang transparan dan tepat waktu sesuai standar Kementerian Kesehatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor termasuk dukungan pemerintah desa dan kader kesehatan, turut menjadi aspek penting dalam penilaian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Blora.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tenaga kesehatan, mulai dari Puskesmas, bidan desa, hingga kader Posyandu. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Blora menegaskan komitmennya untuk mempertahankan prestasi ini. Penguatan layanan dasar, perluasan program promotif dan preventif, serta pemanfaatan dana BOK yang tepat sasaran akan terus menjadi prioritas.

“Dengan raihan ini, Blora dinilai mampu menerapkan tata kelola anggaran kesehatan yang transparan, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” pungkas Nanik.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita