Menu

Mode Gelap
Kemarau Panjang, Eva Monalisa Salurkan 200 Tangki Air Bersih ke 14 Kecamatan di Blora Bupati Kudus Sam’ani Beri Pesan Tegas ke 659 PPPK: Layani Masyarakat, Jangan Langgar Aturan Viral Rumah Mbah Samijah di Sambong Blora, Bupati Arief Turun Langsung dan Beri Bantuan 300 ASN Blora Ikuti Profiling di BKN Yogyakarta, Kerjakan 500 Soal dalam 150 Menit‎ Razia Gabungan di Rembang, 1.060 Batang Rokok Ilegal Diamankan dari Lasem-Pamotan ZMODIS Blora Diresmikan, 12 Penjahit Dapat Bantuan Mesin dan Tempat Usaha Rp55,3 Juta

Berita

Blora Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pengelolaan Dana BOK 2025

badge-check


					Blora Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Pengelolaan Dana BOK 2025 Perbesar

Klikjateng, Blora – Kabupaten Blora kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada Forum Nasional Evaluasi Program Kesehatan yang digelar di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/11) hingga Jumat (28/11), Blora dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tahun 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Blora di hadapan sekitar 800 peserta dari berbagai Dinas Kesehatan Provinsi, kabupaten/kota terpilih, serta jejaring Labkesmas se-Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Teknis Kesehatan Primer dan Komunitas 2025 yang mengangkat tema “Mewujudkan Akses Pelayanan Kesehatan Primer dan Labkesmas Berkualitas.”

Subkoordinator Seksi Promkesda Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora, Nanik Sri Mulyaningsih, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat menilai Blora berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam pemanfaatan dana BOK, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Indikator yang mengantarkan Blora menjadi daerah terbaik antara lain optimalisasi perencanaan dan penyerapan anggaran di seluruh Puskesmas; peningkatan capaian program prioritas seperti imunisasi dasar lengkap, layanan kesehatan maternal, percepatan penurunan stunting; serta pemerataan kegiatan promotif dan preventif hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (28/11).

Selain itu, Nanik menyebut kualitas pelaporan yang transparan dan tepat waktu sesuai standar Kementerian Kesehatan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor termasuk dukungan pemerintah desa dan kader kesehatan, turut menjadi aspek penting dalam penilaian.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan di Blora.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh tenaga kesehatan, mulai dari Puskesmas, bidan desa, hingga kader Posyandu. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Blora menegaskan komitmennya untuk mempertahankan prestasi ini. Penguatan layanan dasar, perluasan program promotif dan preventif, serta pemanfaatan dana BOK yang tepat sasaran akan terus menjadi prioritas.

“Dengan raihan ini, Blora dinilai mampu menerapkan tata kelola anggaran kesehatan yang transparan, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” pungkas Nanik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita