Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Ribuan Muslimat dan Fatayat NU ‘Guncang’ GOR Mustika, Harlah Ke-79 Jadi Ajang Konsolidasi dan Kebersamaan

badge-check


					Ribuan Muslimat dan Fatayat NU ‘Guncang’ GOR Mustika, Harlah Ke-79 Jadi Ajang Konsolidasi dan Kebersamaan Perbesar

Klikjateng, Blora – Suasana religius dan penuh kebersamaan menyelimuti GOR Mustika Blora, Minggu (19/10/2025), saat ribuan Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai penjuru Kabupaten Blora berkumpul dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat NU.

Acara yang dikemas dalam “Blora Bersholawat” bersama Al Habib Muhammad Syafi’i Alaydrus ini sukses menggugah semangat jamaah dan menambah kekhidmatan perayaan hari besar organisasi perempuan NU tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Abdullah Aminudin, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Ketua DPRD Blora H. Mustopa, Ketua PCNU H. M. Fatah, serta para pimpinan Banom NU, tokoh masyarakat, dan ulama se-Kabupaten Blora.

Ketua Muslimat NU Kabupaten Blora, Komariyah, menegaskan bahwa Muslimat dan Fatayat adalah dua kekuatan perempuan yang tak terpisahkan dari tubuh besar Nahdlatul Ulama.

“Bila ada Muslimat, pasti ada Fatayat. Kita harus selalu solid dalam membantu dan mendukung program NU di masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Ketua PCNU Blora H. M. Fatah menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga ketahanan bangsa.

“Perempuan adalah tiang negara. Bila perempuannya baik, maka baik pula negara itu,” tegasnya.

Apresiasi juga datang dari Ketua DPRD Blora, H. Mustopa, yang menyebut Muslimat NU sebagai garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman.

“Karena ada Muslimat, kabar dan kegiatan keagamaan mudah tersiar hingga pelosok. Ini berkat peran ibu-ibu Muslimat yang luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Muslimat NU terus berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami mengucapkan selamat Harlah ke-79 Muslimat NU. Semoga terus berkhidmat bagi bangsa dan negara, serta menebar kebaikan dan kemanfaatan di Blora,” tutur Bupati.

Mas Arief juga mengajak Muslimat NU untuk mendukung berbagai program pembangunan yang sedang digencarkan pemerintah daerah.

“Kami tengah berupaya memperbaiki jalan-jalan supaya halus semua, juga mendorong peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pertanian. InshaAllah, dengan peran ibu-ibu semua, kita bisa mewujudkan Blora yang maju, baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah.

Menanggapi sambutan Ketua PCNU, Bupati Arief menambahkan bahwa perempuan adalah penentu kemajuan bangsa.

“Seperti yang disampaikan Pak HM Fatah, majunya sebuah negara tergantung pada ibu-ibunya. Cerdas dan suksesnya anak-anak kita ditentukan oleh peran ibu,” ujarnya.

Dengan gaya khasnya yang santai dan hangat, Mas Arief juga berkelakar bahwa keberhasilannya tak lepas dari doa seorang ibu yang juga kader Muslimat.

“Saya bisa sampai di titik ini karena doa ibu saya yang juga Muslimat. Jadi, majunya Blora juga karena ibu-ibu semua,” katanya disambut tawa dan sorak bangga para Muslimat.

Puncak acara semakin semarak dengan hadirnya Nyai Hj. Nawal Nur Arafah Yasin, istri Wakil Gubernur Jawa Tengah, yang memberikan mauidhoh hasanah kepada ribuan Muslimat dan Fatayat NU Blora.

Selain itu, acara juga diwarnai penyerahan santunan dari Baznas Blora kepada 60 anak yatim, yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Blora, Forkopimda, Ketua PCNU, anggota DPRD Jateng, serta Ketua Muslimat dan Fatayat Blora.

Perayaan Harlah ke-79 Muslimat NU ini tak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi, penguatan nilai-nilai keislaman, solidaritas, serta pengokohan peran strategis perempuan NU dalam membangun Kabupaten Blora yang religius dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita