Klikjateng, Blora – Kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, menelan korban jiwa. Hingga Jumat (22/8/2025) malam, tercatat empat orang meninggal dunia akibat luka bakar serius, serta satu balita masih menjalani perawatan intensif di RS Sardjito Yogyakarta.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora melalui petugas Tim Reaksi Cepat (TRC), Agung Triyono, melaporkan bahwa peristiwa kebakaran terjadi pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Api berasal dari aktivitas pertambangan sumur minyak masyarakat di wilayah setempat.
“Peristiwa ini menyebabkan kerusakan rumah warga dan jatuhnya korban jiwa,” terang Agung Triyono dalam laporannya, Jumat (22/8/2025) pukul 23.17 WIB.
Adapun korban meninggal dunia adalah:
1. Tanek (60), perempuan, warga RT 01 RW 02 Desa Gandu, mengalami luka bakar.
2. Sureni (52), perempuan, warga RT 04 RW 01 Dukuh Gendono, Desa Gandu.
3. Wasini (50), perempuan, warga RT 02 RW 01 Dusun Bendono, Desa Gandu.
4. Yeti (30), perempuan, ibu rumah tangga, warga RT 01 RW 02 Desa Gandu.
Selain itu, seorang balita bernama Abu Dhabi (2), warga RT 01 RW 02 Desa Gandu, masih dirawat intensif di RS Sardjito Yogyakarta akibat luka bakar yang diderita.

Hingga kini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan upaya penanganan di lokasi kejadian. Pemerintah Kabupaten Blora juga menyalurkan bantuan kepada keluarga korban.






