Klikjateng, Blora – Kepolisian Resor (Polres) Blora menunjukkan kepeduliannya terhadap korban kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Ibu Retno Wawan Andi, turun langsung mendirikan Dapur Umum Tanggap Bencana di lokasi pengungsian.
Kapolres Blora menjelaskan, dapur umum tersebut didirikan sebagai bentuk respons cepat untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan warga yang terdampak musibah.
“Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Blora untuk memastikan bantuan logistik berupa makanan siap saji bisa tersalurkan dengan baik kepada para pengungsi,” ujar AKBP Wawan, Selasa (19/8/2025).
Dapur umum tersebut dikelola langsung oleh Polwan Polres Blora dan anggota Bhayangkari Cabang Blora. Setiap hari, mereka memasak dan menyalurkan ratusan porsi makanan bagi warga yang terpaksa mengungsi.
Menurut Kapolres, inisiatif ini merupakan wujud nyata peran Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana. “Kami ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama makanan, dapat terpenuhi. Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah kesulitan warga,” imbuhnya.
Seperti diketahui, kebakaran sumur minyak ilegal di kawasan tersebut memaksa puluhan warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dengan adanya dapur umum, diharapkan beban para korban dapat sedikit teringankan selama berada di pengungsian.
Bantuan ini juga menjadi bagian dari sinergi Polres Blora bersama pemerintah daerah dalam penanganan bencana, agar seluruh korban mendapatkan perhatian cepat dan layak.






