Klikjateng, Blora – Penantian panjang terkait pembangunan Pasar Ngawen yang sempat terbengkalai pasca kebakaran awal tahun 2024, akhirnya menemukan titik terang. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setelah beberapa kali melaksanakan review perencanaan, termasuk RAB, gambar, dan utility sesuai standar, kini melakukan tinjauan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (30/07/2025).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Blora, Kiswoyo, menyampaikan bahwa Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis telah melakukan cek fisik lapangan untuk memastikan kesiapan lahan serta dukungan dari para pedagang dan masyarakat setempat.
“Ini memastikan kesiapan lahan dan dukungan dari stakeholders, khususnya para pedagang dan masyarakat pada saat pembangunan nanti,” kata Kiswoyo.
Setelah cek fisik, proses selanjutnya adalah pembahasan terakhir terkait beberapa catatan yang masih perlu disempurnakan sebelum melanjutkan ke tahap lelang proyek. Kiswoyo berharap tahap finalisasi dapat segera dilakukan dan diatur oleh Kementerian PUPR bersama dinas teknis, konsultan perencana, serta Satker Provinsi selaku PPK, sehingga pembangunan pasar dapat segera terlaksana.
“Tahapannya nanti ada finalisasi terakhir yang akan dijadwalkan oleh Kementerian PUPR dengan dinas teknis, konsultan perencana, dan Satker Provinsi. Kami berharap ini dapat segera terwujud, dan upaya selama ini dapat terealisasi,” ujarnya.
Pemkab Blora, melalui Kiswoyo, juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengajukan anggaran sebesar Rp 38 miliar untuk pembangunan Pasar Ngawen, guna mengembalikan pusat ekonomi kerakyatan di Blora bagian barat, khususnya Kecamatan Ngawen dan sekitarnya. Meskipun jumlah final dari anggaran tersebut belum diketahui, ia berharap pembangunan akan sesuai dengan pengajuan awal.

“Pasar Ngawen nanti akan dibangun dengan fasilitas yang lebih baik dan memenuhi standar nasional (SNI). Mulai dari perlengkapan pemadaman api hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL),” jelas Kiswoyo.
Menurutnya, pasar yang akan dibangun oleh Kementerian PUPR ini akan lebih representatif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Fasilitas-fasilitas yang ada akan lebih lengkap dibandingkan dengan kondisi pasar sebelumnya.
Kiswoyo juga meminta dukungan dari masyarakat, terutama para pedagang yang kini menempati area sekitar pasar, agar mendukung rencana pembangunan Pasar Ngawen agar segera terealisasi.
“Ini adalah hasil dari upaya yang tak pernah lelah dari Pak Bupati, Bu Wakil Bupati, dan dukungan dari legislatif yang terus memperjuangkan bantuan ke kementerian. Semoga doa seluruh masyarakat Kabupaten Blora dapat membuat proyek ini segera terwujud,” tandas Kiswoyo.
Dengan semakin dekatnya pembangunan, diharapkan Pasar Ngawen akan menjadi pusat ekonomi yang lebih baik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Blora, khususnya di wilayah barat.






