Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

Jembatan Temuwoh Segera Dibangun Ulang, Lebih Lebar dan Aman untuk Mobil Saling Simpangan

badge-check


					Jembatan Temuwoh Segera Dibangun Ulang, Lebih Lebar dan Aman untuk Mobil Saling Simpangan Perbesar

Klikjateng, Blora – Jembatan Temuwoh yang berada di Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, segera dibangun ulang setelah rusak akibat banjir. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengalokasikan anggaran hampir Rp10 miliar untuk membangun jembatan tersebut secara total, dengan lebar yang lebih besar agar lebih aman dan nyaman dilintasi kendaraan roda empat.

Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si., saat meninjau langsung lokasi jembatan pada Senin (23/6/2025), menegaskan bahwa proyek pembangunan ini sudah dalam tahap lelang dan akan segera dimulai dalam waktu dekat.

“Kita meninjau Jembatan Temuwoh. Beberapa waktu yang lalu ada aduan dari masyarakat soal kondisi jembatan ini. Rencananya akan dibangun tahun ini dengan anggaran hampir Rp10 miliar. Ini sedang tahap proses lelang, diprediksi pertengahan Juli sudah ada pemenangnya dan nanti akan dibangun,” ujar Bupati Arief.

Dibongkar Total dan Diperlebar

Jembatan Temuwoh sebelumnya menjadi salah satu jalur vital penghubung antar desa di wilayah Ngawen selatan menuju Ngawen dan Kunduran. Namun karena rusak parah, terutama pada bagian tengah, ujung jembatan yang ambles, serta talud penahan yang longsor, jembatan dinilai tidak aman untuk dilalui, terutama kendaraan roda empat. Rambu larangan melintas pun telah dipasang, dan arus lalu lintas kini dialihkan ke jalur alternatif.

Dalam rencana pembangunan ulang, jembatan akan dibongkar total dan dibangun kembali dengan konstruksi baja menyerupai desain Jembatan TBB (Terusan Bojonegoro–Blora).

“Desainnya seperti Jembatan TBB, ada konstruksi baja. Jadi nanti yang dalam itu akan dirobohkan, termasuk pilar-pilar jembatan agar aliran sungai bisa lancar,” jelas Bupati.

Yang paling ditunggu masyarakat adalah pelebaran jembatan. Dari sebelumnya sempit dan menyulitkan kendaraan untuk simpangan, jembatan baru akan memiliki lebar 6 meter.

“Lebarnya 6 meter. Insya Allah setelah selesai, mobil bisa simpangan dengan aman,” lanjut Bupati Arief.

Ia juga memohon kesabaran masyarakat selama proses pembangunan berlangsung dan memastikan jalur alternatif akan diperbaiki agar tetap layak dilalui sementara.

“Oleh karena itu jalurnya kita alihkan dulu ke jalur alternatif selagi dibangun ya. Mohon kesabarannya dan kerjasamanya. Di jalur alternatif ini sudah saya minta untuk digrosok, biar agak baik,” imbuhnya.

Disambut Baik Warga dan Pemerintah Kecamatan

Kehadiran Bupati meninjau langsung lokasi jembatan disambut baik oleh jajaran pemerintah Kecamatan Ngawen. Sekcam Ngawen, Ahmad Subhanul Anwar, S.STP., MM., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Blora terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya.

“Terimakasih Pak Bupati sudah berkenan meninjau langsung kondisi jembatan Temuwoh yang mengkhawatirkan karena sebagian bangunannya ambles pasca banjir. Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga beberapa desa di wilayah Ngawen selatan. Semoga setelah ditinjau Pak Bupati bersama DPUPR, segera diproses tahapan pembangunannya,” ujar Sekcam.

Ia menambahkan, seluruh pemerintah desa siap mendukung proses pembangunan serta mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat berjalan lancar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita