Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Pemkab Blora Tebar 32 Ribu Benih Ikan di 8 Waduk dan Embung, Dukung Ketahanan Pangan dan Tangani Stunting

badge-check


					Pemkab Blora Tebar 32 Ribu Benih Ikan di 8 Waduk dan Embung, Dukung Ketahanan Pangan dan Tangani Stunting Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) melaksanakan kegiatan tebar benih ikan secara massal di delapan titik perairan umum yang tersebar di wilayah Blora. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan protein masyarakat serta program swasembada pangan sektor perikanan darat.

Salah satu lokasi penebaran benih ikan berlangsung di Waduk Tempuran, Rabu (23/4), yang dihadiri langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman. Hadir pula Dandim 0721/Blora Letkol Inf. Agung Cahyono, Kepala DP4 Ngaliman, perwakilan BBWS Pemali Juana, Forkopimcam Blora, serta para nelayan dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tempuran dan Greneng.

“Tahun ini kami menyediakan 32 ribu ekor benih ikan untuk restocking di perairan umum. Khusus di Waduk Tempuran ini kita lepas sebanyak 9.500 ekor, terdiri dari 3.000 ekor ikan nila, 2.500 ekor ikan tombro, dan 4.000 ekor ikan patin,” terang Kepala DP4, Ngaliman.

Selain Waduk Tempuran, penebaran benih juga dilakukan bertahap di tujuh titik lainnya, yakni Waduk Greneng Tunjungan, Embung Tambakromo Cepu, Embung Kunduran, Embung Kedungsambi Klopoduwur, Embung Rowo Karangjati, Embung Balun, dan Embung Keruk Randublatung.

Restocking ini, lanjut Ngaliman, bertujuan meningkatkan keanekaragaman jenis ikan, melestarikan sumber daya ikan, menambah produksi perikanan tangkap, serta mendukung penanggulangan stunting dan peningkatan konsumsi ikan masyarakat.

“Pada tahun 2024, hasil tangkapan nelayan di Blora mencapai 351.392 kilogram. Angka ini bisa meningkat jika ekosistem perairan dijaga dengan baik,” imbuhnya.

Saat di Tempuran, Bupati Arief bersama rombongan menaiki perahu menuju tengah waduk dan melepas langsung benih ikan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan umum di Blora.

“Blora memang tidak punya laut, tapi perikanan darat kita potensinya besar. Jangan sampai ikan-ikan yang dilepas ini dijaring atau disetrum. Biarkan tumbuh dulu, baru dipancing. Gunakan alat tangkap yang ramah lingkungan,” pesan Bupati.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program 99 hari kerjanya untuk memperkuat ketahanan pangan dari sektor perikanan darat.

Kepala Desa Tempuran, Keman, mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang menurutnya sangat membantu pengembangan kelompok tani ikan di desanya sekaligus mendukung sektor pariwisata.

“Banyak warga kami yang bekerja di wisata Waduk Tempuran. Jika ikan berkembang, wisata pancing pun bisa jalan. Kami siap menjaga agar ikan-ikan ini bisa tumbuh besar,” ujarnya.

Usai penebaran benih, dilanjutkan dengan sosialisasi alat tangkap ramah lingkungan serta penyerahan bantuan alat tangkap kepada dua KUB nelayan darat, yakni KUB Ngupoyo Mino Tempuran dan KUB Greneng Mina Makmur Tunjungan. Masing-masing kelompok menerima 15 jala tebar dan 15 bubu udang.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita