Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Wisatawan Lokal Tewas Tenggelam di Perairan Mandalika Jepara, Korban Ditemukan Mengambang 100 Meter dari Lokasi Kejadian

badge-check


					Wisatawan Lokal Tewas Tenggelam di Perairan Mandalika Jepara, Korban Ditemukan Mengambang 100 Meter dari Lokasi Kejadian Perbesar

Klikjateng, Jepara – Seorang wisatawan lokal bernama Yudistira Iqbal Umar (25), warga Desa Ujung Watu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Perairan Mandalika pada Selasa (8/4) pagi. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (7/4) sore setelah terseret arus usai mandi laut di sekitar dermaga Pulau Mandalika.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat korban bersama keluarganya tengah berlibur ke Pulau Mandalika. Di sore hari, Yudi dan seorang rekannya memutuskan berenang dari dermaga kembali ke daratan. Namun nahas, keduanya terseret arus laut yang cukup deras.

“Rekan korban yang juga terseret arus berhasil diselamatkan oleh warga setempat yang saat itu sedang mencari ikan. Sementara itu korban dinyatakan menghilang,” ujar Budiono.

Tim SAR gabungan segera dikerahkan dari Pos Basarnas Jepara setelah laporan diterima pada pukul 18.20 WIB, Senin petang. Pada hari pertama, penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet, namun korban belum ditemukan.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Selasa (8/4), dengan bantuan nelayan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tajung. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan mengambang sekitar 100 meter ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

“Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian ini,” pungkas Budiono.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi alam saat beraktivitas di laut, terlebih ketika arus sedang deras.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita