Menu

Mode Gelap
Progres Pembangunan KDKMP di Blora Capai 72 Persen, Empat Desa Rampung Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Rapat Konsultasi TP PKK Blora 2026, Targetkan Ekonomi Mandiri hingga Bebas Stunting Penerapan E-Parkir di Pasar Sido Makmur Blora, Pendapatan Melejit 800 Persen‎ Resmikan SPPG Polres Blora 2, Bupati Arief Dorong Jadi Dapur Percontohan Program MBG‎ Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi

Berita

Pemkab Blora Libatkan Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan dalam Pembangunan

badge-check


					Pemkab Blora Libatkan Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan dalam Pembangunan Perbesar

Klikjateng, Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelompok Rentan (Keren) untuk kelima kalinya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (13/3/2025).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang yang dikhususkan bagi perempuan, lansia, anak, dan penyandang disabilitas ini kini melibatkan generasi muda (Gen Z) Blora. Langkah ini dilakukan guna menampung aspirasi, masukan, serta usulan pembangunan dari berbagai kelompok tersebut dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora tahun 2026.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa Musrenbang ini merupakan wujud komitmen Pemkab Blora dalam membangun daerah yang inklusif dan berpihak kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Blora Future Leader, Perempuan Blora Berdaya, dan Ngopeni Kelompok Rentan adalah komitmen kami untuk memastikan pembangunan Blora merangkul semua, termasuk Gen Z, perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” tegas Bupati Arief.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan sejumlah komitmen pembangunan ke depan. Di antaranya adalah peningkatan akses pendidikan berkualitas, pelatihan keterampilan, serta peluang kerja dan wirausaha bagi generasi muda.

Selain itu, Pemkab Blora juga berkomitmen meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta perlindungan terhadap kekerasan dan diskriminasi.

Adapun perlindungan anak dan peningkatan layanan kesehatan serta gizi akan menjadi prioritas utama, termasuk pengembangan program kesejahteraan lansia dengan akses layanan kesehatan yang lebih baik dan ruang sosial yang ramah lansia.

Pemkab Blora juga akan terus mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas, baik dalam infrastruktur ramah difabel, akses pendidikan, pekerjaan, maupun layanan kesehatan.

Bupati Arief menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan momentum untuk membangun Blora yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Musrenbang Gen Z, Perempuan, dan Kelompok Rentan merupakan salah satu dari sembilan program prioritas dalam 99 hari kerja ASRI (Arief Rohman – Sri Setyorini). Kami mengajak semua pihak untuk menyampaikan aspirasi dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Blora,” ajaknya.

Bupati Arief juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan usulan pembangunan melalui link http://s.id/usulrkpd2026 hingga 16 Maret 2025.

Sementara itu, Ketua DPRD Blora, Mustopa, mengapresiasi langkah Pemkab Blora yang secara khusus memprioritaskan perempuan dan kelompok rentan.

“Acara Musrenbang ini kami support. Harapannya, anggaran untuk program ini bisa ditingkatkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tandas Mustopa.

Dengan keterlibatan lebih banyak kelompok masyarakat, termasuk Gen Z, diharapkan pembangunan Blora dapat lebih inklusif dan berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita