Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Pariwisata

Potensi Besar Desa Wisata Bangowan Blora, Kemenparekraf Gelar Visitasi ADWI 2024

badge-check


					Potensi Besar Desa Wisata Bangowan Blora, Kemenparekraf Gelar Visitasi ADWI 2024 Perbesar

Klikjateng, Blora – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memulai visitasi 50 besar desa wisata yang telah lolos proses kurasi dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Dari 50 desa yang lolos, salah satunya adalah Desa Wisata Bangowan, Kecamatan Jiken, Blora, Jawa Tengah.

Visitasi adalah kunjungan resmi yang dilakukan oleh pihak berwenang atau tim penilai untuk menilai, memeriksa, atau memantau suatu tempat atau kegiatan tertentu. Dalam konteks ini, visitasi dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menilai 50 besar desa wisata yang lolos dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Kegiatan visitasi juga menjadi ajang promosi bagi 50 besar desa wisata ADWI untuk meningkatkan jumlah kunjungan sekaligus meningkatkan omzet penjualan produk ekonomi kreatif lokal mereka. Kemenparekraf yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Destinasi II, Bambang Cahyo Murdoko, saat berkeliling menaiki mobil jeep bersama Bupati Blora, Arief Rohman, menyatakan Desa Wisata Bangowan punya potensi besar dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Bambang Cahyo Murdoko mengatakan, ada beberapa sektor yang berpotensi di Desa Wisata Bangowan yang perlu dikembangkan, antara lain potensi wisata budaya, wisata alam, dan wisata buatannya. “Waktu saya keliling off-road bareng Pak Bup, saya takjub akan keindahan alamnya. Hamparan luas hijau terasa segar melihatnya. Potensi wisata alamnya sangat bagus,” terangnya, Jumat (12/7/2024).

 

Selain wisata alam, Desa Wisata Bangowan juga memiliki potensi besar dalam wisata budaya dan buatan. Wayang Thengul, salah satu seni tradisional yang hampir punah, berhasil dilestarikan oleh masyarakat setempat dengan efektif. “Alamnya indah, ditambah lagi budayanya. Ada Wayang Thengul yang ternyata hampir punah tapi tetap dilestarikan dengan cara efektif dari pokdarwis. Jadi wisatawan gak cuman nonton aja, tapi bisa belajar memainkan wayang thengul. Lalu, yang buatan seperti glamping, homestay dan turbin buatan untuk pembangkit listrik tenaga angin. Itu bisa menambah pundi-pundi rejeki atau lapangan kerja warga setempat,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, tiga sektor tersebut bisa menghidupkan ekonomi kreatif masyarakat setempat, namun perlu terus dipromosikan melalui media dan digital. “Nanti bisa melibatkan anak-anak muda. Nah, disini ada juga tim pokdarwisnya bisa bantu genjot di sosmed. Kan sekarang era digital. Harus melibatkan anak-anak muda yang lebih paham tentang telekomunikasi,” tambahnya.

 

Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi upaya para pemuda Desa Wisata Bangowan yang telah memoles desa tersebut menjadi lebih baik. “Ini juga karena kerja keras teman-teman pokdarwis yang kebanyakan diisi anak muda desa setempat. Semoga mendapatkan nilai terbaik usai visitasi ini,” ujar Arief.

 

Sebelum visitasi dilakukan, Bupati Blora bersama sejumlah penggiat media sosial telah mencoba berbagai paket wisata yang disuguhkan di Desa Wisata Bangowan. “Saya juga menginap di homestay, dan memang mengasyikkan, terlebih udara malam yang dingin dan pemandangan alam jika pagi juga masih asri,” tuturnya.

 

“Semoga setelah dikunjungi tim visitasi dan dewan juri ini nanti, Desa Wisata Bangowan bisa semakin maju dan banyak dikenal,” tambahnya.

 

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bangowan, Hanif Masadini, mengatakan desa tersebut memiliki banyak daya tarik, seperti daya tarik wisata alam dan buatan, daya tarik seni dan budaya, dan produk ekonomi kreatifnya. “Ada beragam. Memang disini terkenal dengan hasil buah sawonya. Lalu, seni Wayang Thengul. Selain itu juga punya Turbin Archimedes untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dengan kapasitas masing-masing 1000 Watt untuk menyuplai kebutuhan listrik di tempat wisata,” terangnya.

 

Hanif berharap usai visitasi ini, dalam malam puncak Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 nanti Desa Wisata Bangowan bisa menyabet salah satu kategori penghargaan. Upaya yang dilakukan oleh masyarakat, terutama para pemuda dan pokdarwis, diharapkan dapat memberikan hasil yang positif dan membawa nama Desa Wisata Bangowan menjadi lebih dikenal luas.

 

 

(Ag/Ca)

Facebook Comments Box

Trending di Pariwisata