Menu

Mode Gelap
Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa Pesona Air Terjun Kalimancur, Surga Wisata Alam di Lereng Pegunungan Lasem

Berita

“Fenomena Nyawer Online di TikTok: Mengapa Penonton Rela Memberi Hadiah Virtual?”

badge-check


					“Fenomena Nyawer Online di TikTok: Mengapa Penonton Rela Memberi Hadiah Virtual?” Perbesar

Klikjateng – Fenomena nyawer atau memberikan gift (hadiah virtual) kepada kreator di platform live streaming seperti TikTok Live semakin populer di Indonesia. Banyak penonton yang rela mengeluarkan uang untuk mengirimkan hadiah virtual seperti bunga, berlian, atau item-item lainnya kepada kreator yang mereka tonton. Beberapa alasan utama yang mendasari kebiasaan ini di antaranya:

1. Kepuasan Emosional
Banyak orang merasa senang memberikan hadiah kepada kreator yang mereka sukai sebagai bentuk apresiasi. Dengan menyawer, mereka dapat menunjukkan dukungan, apalagi jika kontennya menghibur atau bermanfaat. Hadiah virtual ini juga memberikan rasa keterlibatan, sehingga penonton merasa lebih dekat dengan sang kreator.

2. Pengakuan dari Kreator
Dalam live streaming, kreator biasanya langsung merespons hadiah yang diterima dengan menyebut nama pemberi atau berterima kasih secara khusus. Hal ini menciptakan momen personal yang memberikan rasa kebanggaan bagi penonton, seolah-olah mereka “dikenal” atau mendapat perhatian khusus dari sang kreator.

3. Tantangan dan Hiburan Interaktif
Banyak kreator yang memberikan tantangan khusus kepada penontonnya, misalnya menjanjikan tindakan tertentu jika menerima sejumlah hadiah. Hal ini membuat live menjadi lebih menarik dan interaktif, serta mendorong penonton untuk menyawer demi melihat aksi tersebut.

4. Faktor Sosial dan Popularitas
Pada sesi live streaming, penonton yang memberikan hadiah sering kali ditampilkan di bagian atas papan pemberi hadiah. Beberapa orang melakukan ini untuk memperoleh status atau popularitas di kalangan komunitas penonton yang sama, atau bahkan menarik perhatian orang lain yang melihat live tersebut.

5. Budaya Fandom dan Idol Worship
Banyak penonton yang melihat kreator sebagai “idola” yang patut dikagumi, sama seperti mengidolakan selebriti. Budaya fandom ini mendorong mereka untuk memberikan saweran sebagai bentuk dukungan finansial, mirip dengan membeli produk atau tiket konser dari selebriti yang mereka kagumi.

6. Kesempatan Menghasilkan Uang bagi Kreator
Dari sisi kreator, gift yang mereka terima bisa diubah menjadi uang tunai. Jadi, semakin banyak hadiah yang mereka terima, semakin besar pula pendapatan mereka. Hal ini mendorong kreator untuk aktif mengajak penonton melakukan saweran dan menciptakan konten-konten menarik agar penonton mau berkontribusi.

Fenomena nyawer ini memperlihatkan interaksi unik antara kreator dan penontonnya. Dengan berbagai motivasi yang ada, TikTok Live menjadi tempat bagi penonton untuk mengekspresikan dukungan sekaligus menikmati hiburan yang mereka sukai.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita