Menu

Mode Gelap
Motor Tabrak Truk Parkir, Satu Korban Jiwa di Jalan Blora–Randublatung Lindu Aji Blora Bangkit Setelah Tiga Tahun Vakum, Gelar Muscab dan Reorganisasi Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Jawa Tengah, Perkuat Akses dan Kedekatan Polri–Masyarakat Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng Dorong Mobil Mogok dari Perlintasan Kereta Api Polres Blora Raih Penghargaan TRCPPA atas Respon Cepat Tangani Kasus Perempuan dan Anak Bupati Arief Rohman Hadiri Pemilihan Pengurus IMPARA UNNES, Tegaskan Dukungan Pemkab Blora untuk Mahasiswa

Berita

Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan Dapat Tambahan Sarana Sanitasi dari Program PKTD

badge-check


					Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan Dapat Tambahan Sarana Sanitasi dari Program PKTD Perbesar

Klikjateng, Rembang – Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan di Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur, kini semakin nyaman dikunjungi setelah dilengkapi dengan berbagai sarana sanitasi tambahan. Penambahan ini tidak hanya meningkatkan kebersihan dan kenyamanan pengunjung, tetapi juga mendukung program Kabupaten Sehat yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Rembang.

Subkoordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Kesehatan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, Alfurqon, menjelaskan bahwa peningkatan sarana sanitasi ini merupakan bagian dari Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) untuk Tempat Pengolahan Pangan Sentra Pangan. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan, dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang yang mengusulkan lokasi penerima manfaat.

“Program PKTD ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan sanitasi di sentra-sentra kuliner, sehingga risiko kesehatan bisa diminimalisir. Ini bagian dari upaya kami mendukung kebersihan dan kesehatan masyarakat,” kata Alfurqon.

Pada Januari 2024, enam sentra kuliner di Kabupaten Rembang diusulkan sebagai penerima program tersebut. Selain Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan, lokasi lain yang diusulkan antara lain Pantai Balongan, Pantai Caruban, Pantai Pasir Putih Wates, Ngulahan Park, Taman Wisata Sarinah, dan Pantai Karangjahe Desa Punjulharjo. Dari semua usulan tersebut, Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan berhasil terpilih sebagai penerima bantuan.

“Alhamdulillah, dari beberapa lokasi yang kami usulkan, satu lokasi berhasil lolos program PKTD. Ini prestasi yang cukup membanggakan karena saingannya dari berbagai daerah di Indonesia,” tambah Alfurqon.

Bantuan sebesar Rp100 juta tersebut diwujudkan dalam bentuk barang, seperti 18 etalase untuk 16 gerai lontong Tuyuhan dan 2 gerai minuman, wastafel di 18 titik, sarana pencucian peralatan, serta satu unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Proses pelaksanaannya melibatkan warga setempat melalui paguyuban penjual lontong Tuyuhan dan didukung oleh Forum Kesehatan Desa (FKD) dan Kelompok Kerja Masyarakat (KKM).

Aan Afendi, salah satu penjual lontong Tuyuhan, mengapresiasi bantuan ini. Menurutnya, fasilitas sanitasi yang baru sangat membantu dalam menjaga kebersihan gerainya. “Bagus sekali, apalagi gratis. Sekarang kebersihan dan kesehatan menjadi hal yang penting dalam pemasaran,” ungkapnya.

Dengan adanya penambahan fasilitas ini, diharapkan Sentra Kuliner Lontong Tuyuhan dapat semakin menarik minat pengunjung serta mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan.

 

(Ra-v)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita