Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

Dinas Pendidikan Blora Optimis Pemenuhan Kebutuhan Guru dengan Pengangkatan PPPK

badge-check


					Dinas Pendidikan Blora Optimis Pemenuhan Kebutuhan Guru dengan Pengangkatan PPPK Perbesar

Klikjateng, Blora – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, optimis bahwa kebutuhan tenaga pendidik di Blora dapat terpenuhi melalui pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini disampaikan Sunaryo saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin, 14 Oktober 2024. Ia menjelaskan bahwa pengangkatan PPPK di tahun 2024 diharapkan mampu mengatasi kekurangan guru di sejumlah sekolah, terutama di daerah yang masih kekurangan tenaga pendidik.

Menurut Sunaryo, formasi PPPK untuk tenaga pendidik di Kabupaten Blora cukup besar setiap tahunnya. “Insyaallah, dengan pengangkatan PPPK periode 2024 ini, kebutuhan guru kita sudah tercukupi. Apalagi formasi PPPK termasuk besar setiap tahun, sehingga guru-guru kita dapat terpenuhi kebutuhannya dari PPPK,” ujarnya.

Antisipasi Kekurangan Guru

Namun, Sunaryo juga menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan tetap mengantisipasi adanya kekurangan guru, terutama karena banyaknya tenaga pendidik yang memasuki masa pensiun. Ia menjelaskan bahwa saat ini rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru belum tersedia, sehingga fokus utama adalah melalui formasi PPPK.

“Iya, kita tetap mengantisipasi dengan adanya guru yang pensiun. Sampai saat ini, rekrutmen CPNS untuk guru tidak ada, sehingga honorer yang guru hanya bisa melalui formasi PPPK,” tambahnya.

Beban Anggaran Gaji ASN

Sunaryo juga menyoroti besarnya beban anggaran yang dihadapi pemerintah daerah terkait gaji ASN. “Konsekuensi dari banyaknya pengangkatan PPPK adalah beban gaji yang tinggi. Gaji ASN di Blora hampir 40 persen dari APBD, yang menjadi beban berat bagi daerah untuk memenuhinya,” jelasnya.

Meskipun demikian, Dinas Pendidikan Kabupaten Blora tetap berkomitmen untuk terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan tambahan guru, melalui kebijakan pengangkatan PPPK.

(Angga)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita