Menu ✖

Mode Gelap
Belajar ke Blora, Bupati Kendal Soroti Sukses Beras Sehati Tingkatkan Kesejahteraan Petani TKD Blora Dipotong Rp370 Miliar, Pemkab Dorong PPM Migas Selaras dengan Pembangunan Daerah Polres Blora Identifikasi Pria Diduga Edarkan Uang Palsu ke Pedagang Hadapi Kekeringan, DPRD Blora Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Ngawen dan Banjarejo ‎9 Pejabat Berebut Kursi Sekda Blora, Jalani Assessment Center di Mabes Polri Hari Jadi ke-477 Kudus, Bupati Sam’ani Tekankan Kolaborasi dan Semangat Urup Nguripi ‎

Berita

Blora Menuju Kota Kreatif: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bersama

badge-check


					Blora Menuju Kota Kreatif: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bersama Perbesar

Klikjateng, Blora – Indonesia Creative Cities Network (ICCN), sebuah jaringan Kota/Kabupaten Kreatif yang terbentuk sejak April 2015, kini semakin mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ICCN terus berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Blora.

Jejaring ICCN terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang membentuk Pentahelix Ekonomi Kreatif, yaitu Akademisi, Pengusaha/UMKM, Komunitas, Pemerintah, Media, dan Aggregator. Hingga saat ini, ICCN telah merangkul lebih dari 211 Kota/Kabupaten Kreatif di seluruh Indonesia, termasuk Blora yang terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Dalam mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif, ICCN juga memperkenalkan program Catha Ekadasa yang terdiri dari 11 jurus strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap daerah.

Program Prioritas di Blora

Bersamaan dengan upaya ICCN, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman dan Sri Setyorini, memiliki visi besar untuk menjadikan Blora sebagai daerah kreatif yang sejahtera dan berkelanjutan. Beberapa program prioritas yang diusung oleh pasangan ini di antaranya adalah perbaikan infrastruktur jalan dan akses air, pemberian beasiswa untuk pelajar dan santri, serta insentif bagi para guru madrasah diniyah (madin), TPQ, dan tokoh masyarakat.

Selain itu, pengembangan UMKM dan pembangunan Blora Creative Space menjadi langkah penting dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan mengembangkan bakatnya. Pasangan ini juga berkomitmen untuk memperkuat ketahanan budaya lokal, sebagai salah satu cara melestarikan warisan Blora yang kaya akan tradisi.

Salah satu program unggulan mereka adalah Ngopeni Kadang Kekurangan, yang difokuskan pada kelompok rentan di masyarakat. Melalui program ini, Arief Rohman dan Sri Setyorini berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, serta memperkuat ikatan sosial di Kabupaten Blora.

Dengan seluruh rencana strategis tersebut, Arief Rohman dan Sri Setyorini optimis bahwa Blora akan menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan jika seluruh elemen masyarakat bersatu untuk mendukung visi mereka, “Sesarengan Mbangun Blora.”

(Angga)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita