Menu

Mode Gelap
Polres Blora Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Jelang Operasi Ketupat Candi 2026 Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta BUMD PT BPE Gelar Pasar Murah di Kecamatan Jepon, Warga Antusias Sambut Harga Lebih Murah Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora

Berita

Blora Menuju Kota Kreatif: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bersama

badge-check


					Blora Menuju Kota Kreatif: Kolaborasi untuk Kesejahteraan Bersama Perbesar

Klikjateng, Blora – Indonesia Creative Cities Network (ICCN), sebuah jaringan Kota/Kabupaten Kreatif yang terbentuk sejak April 2015, kini semakin mengukuhkan komitmennya dalam mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, ICCN terus berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Kabupaten Blora.

Jejaring ICCN terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang membentuk Pentahelix Ekonomi Kreatif, yaitu Akademisi, Pengusaha/UMKM, Komunitas, Pemerintah, Media, dan Aggregator. Hingga saat ini, ICCN telah merangkul lebih dari 211 Kota/Kabupaten Kreatif di seluruh Indonesia, termasuk Blora yang terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Dalam mewujudkan 10 Prinsip Kota Kreatif, ICCN juga memperkenalkan program Catha Ekadasa yang terdiri dari 11 jurus strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap daerah.

Program Prioritas di Blora

Bersamaan dengan upaya ICCN, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman dan Sri Setyorini, memiliki visi besar untuk menjadikan Blora sebagai daerah kreatif yang sejahtera dan berkelanjutan. Beberapa program prioritas yang diusung oleh pasangan ini di antaranya adalah perbaikan infrastruktur jalan dan akses air, pemberian beasiswa untuk pelajar dan santri, serta insentif bagi para guru madrasah diniyah (madin), TPQ, dan tokoh masyarakat.

Selain itu, pengembangan UMKM dan pembangunan Blora Creative Space menjadi langkah penting dalam menciptakan ruang bagi generasi muda untuk berkreasi dan mengembangkan bakatnya. Pasangan ini juga berkomitmen untuk memperkuat ketahanan budaya lokal, sebagai salah satu cara melestarikan warisan Blora yang kaya akan tradisi.

Salah satu program unggulan mereka adalah Ngopeni Kadang Kekurangan, yang difokuskan pada kelompok rentan di masyarakat. Melalui program ini, Arief Rohman dan Sri Setyorini berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu, serta memperkuat ikatan sosial di Kabupaten Blora.

Dengan seluruh rencana strategis tersebut, Arief Rohman dan Sri Setyorini optimis bahwa Blora akan menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan jika seluruh elemen masyarakat bersatu untuk mendukung visi mereka, “Sesarengan Mbangun Blora.”

(Angga)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita