Menu

Mode Gelap
Pemuda di Blora Tusuk Lawannya Usai Cekcok Dipicu Saling Ejek Polres Blora Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Beras dan Minyak Goreng Murah di Bulan Ramadan Rumah Kayu Milik Petani di Jiken Blora Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp53 Juta Kuasa Hukum Cimut Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan di Ngawen Blora Kejari Rembang Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan, Ratusan Paket Sembako Ludes dalam Sejam ‎ Warga Nglobo Hadang Truk Rig, Jalan Rusak dan Insiden Terserempet Picu Protes

Berita

122 Siswa SMPN 1 Blora Diduga Keracunan, Dinkesda Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

badge-check


					122 Siswa SMPN 1 Blora Diduga Keracunan, Dinkesda Lakukan Penyelidikan Menyeluruh Perbesar

Klikjateng, Blora — Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) bergerak cepat menangani kasus terduga keracunan makanan yang menimpa siswa SMP Negeri 1 Blora pada Selasa (25/11/2025). Hingga Rabu sore, total terdapat 122 siswa yang datang ke fasilitas kesehatan, baik Rumah Sakit DKT maupun RSUD dr. R. Soetijono Blora.

Sekretaris Dinkesda Kabupaten Blora, dr. Nur Betsia Bertawati, menjelaskan bahwa dari 122 kasus tersebut, sebanyak 117 siswa menjalani perawatan rawat jalan. Sementara itu, lima siswa sempat dirawat inap.

“Saat ini tinggal tiga siswa yang masih dirawat, dua di RS DKT dan satu di RS Blora. Kondisinya sudah membaik, mudah-mudahan besok sudah diperbolehkan pulang,” jelas dr. Nur. Kamis (27/11/2025).

Penyelidikan Epidemiologi Dilakukan Menyeluruh

Dinkesda Blora telah melakukan penyelidikan epidemiologi untuk mencari penyebab pasti kejadian tersebut. Pemeriksaan dilakukan mulai dari administrasi, fasilitas produksi makanan, hingga distribusi makanan oleh SPPG.

“Kami memeriksa kelengkapan administrasi seperti sertifikat SLHS dan SOP. Semuanya sudah ada, meskipun SOP belum sempat terpasang. Kami juga cek gudang, peralatan, proses pengolahan, penyajian hingga distribusi,” terang dr. Nur.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kasus ini masih dikategorikan sebagai terduga keracunan sambil menunggu hasil laboratorium resmi.

“Kami telah mengirim sampel makanan, feses, muntahan, dan sampel air ke BLK Semarang untuk pemeriksaan mikrobiologi. Perkiraan hasil keluar sekitar satu minggu,” tambahnya.

Untuk pengobatan, para siswa diberi obat sesuai keluhan. “Ada yang mual, muntah, atau diare. Semua diberikan obat yang sesuai gejala masing-masing,” kata dr. Nur.

Operasional SPPG Dihentikan Sementara

Sebagai langkah antisipasi, operasional SPPG penyedia makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional.

“Surat pemberhentian sementara berlaku sejak 26 November, sampai hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan atau BPOM keluar,” jelas dr. Nur.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini yang juga Ketua Satgas Makanan Bergizi Gratis (MBG): Pemerintah Bertindak Tegas Untuk Jamin Keamanan Program MBG

Menanggapi kekhawatiran para orang tua terkait keamanan program MBG, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi penerima manfaat.

“Kami sudah koordinasi dengan Pak Dandim dan keluarga besar DKK. Kami juga melibatkan bagian hukum. Semuanya sepakat memerintahkan Korwil untuk segera memanggil mitra dan Kepala SPPG guna membahas langkah-langkah perbaikan,” ujarnya.

Wabup menegaskan bahwa pemerintah memberikan sanksi tegas. “Yang jelas, kita memberikan sanksi tegas kepada Korwil untuk segera memanggil mitra dan Kepala SPPG-nya. Itu dulu yang harus dilakukan untuk menjamin keamanan program ke depan,” tegasnya.

Pemerintah Pastikan Program MBG Terus Berjalan dengan Evaluasi Ketat

Meski ada insiden, Pemerintah Kabupaten Blora memastikan program MBG tetap berjalan dengan pengawasan lebih ketat.

“Yang terpenting adalah memastikan keamanan anak-anak. Evaluasi akan dilakukan menyeluruh agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutup Wabup Sri Setyorini.

Program MBG sendiri merupakan program prioritas pemerintah yang menyasar siswa sekolah untuk mendapatkan makanan bergizi setiap hari.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita